Home anonymous Film Pendidikan Yang Banyak Memberikan Pelajaran

Film Pendidikan Yang Banyak Memberikan Pelajaran

by bapakmana
9 views

Siapa nih yang suka nonton film? Selain untuk hiburan dan mengisi selagi luang, film termasuk mampu ngasih banyak pengetahuan dan inspirasi loh, salah satunya film ejurnal12waiheru.org bersama tema pendidikan. Nggak cuma melukiskan realitas, tapi termasuk banyak menyelipkan kritik sosial yang keras serta dikemas bersama jalur cerita menarik. Tak heran ya banyak film-film Indonesia bersama tema pendidikan mampu menyabet bermacam penghargaan nasional dan internasional.

Dalam rangka memperingati Hari Film Nasional pada 30 Maret, nggak cocok nih terkecuali kita gak mengisinya bersama saksikan film tema pendidikan untuk menambah stimulus kita didalam belajar. Udah mutusin mau nonton film apa? Kalau belum, berikut deretan rekomendasi film bersama tema pendidikan yang perlu anda tonton, di antaranya:

  1. Mengejar Embun ke Eropa (2016)
     

Film bergenre drama ini menceritakan kisah seorang pejuang pendidikan bernama Puro, pemuda asal Pulau Muna, Sulawesi Tenggara. Setelah dewasa, ia menikah. Kehidupan yang simpel ternyata gak menahan nasib baiknya untuk berangkat melanjutkan studi di Benua Eropa.

Baca juga: Mental Contrasting: Lebih dari Sekadar Berpikir Positif

Sepulangnya di Indonesia, Puro menjadi dosen kampus yang ada di kendari. Film ini menonjolkan perjuangan, perlawanan, dan sikap gigih Paru didalam memperbaiki performa kampus serta memberantas manipulasi nilai demi membuat perubahan kampus berikut menjadi lebih baik.

  1. MARS Mimpi Ananda Raih Semesta (2016)
     

Perjuangan seorang ibu di kaki gunung kidul bernama Tupon menjadi cerita didalam film ini. Tanpa lelah, Tupon membesarkan anaknya Sekar Palupi untuk tetap melanjutkan pendidikan. Walaupun Tupon buta huruf, dia selalu mempunyai anaknya lihat alam semesta bersama menyatakan lintang lantip (bintang yang cerdas), planet Mars. Akhirnya, perjuangan Tupon mempunyai hasil karena Sekar Palupi mampu raih gelar master didalam bidang astronomi di Oxford Univerisity, Inggris.

  1. Negeri Lima Menara (2012)
     

Film ini menceritakan seorang remaja simpel bernama Alif. Ia dan sahabatnya Randai yang baru lulus SMP, menghendaki melanjutkan SMA di kota Bandung madalokanet.com  dan masuk kuliah di ITB. Namun keinginan itu perlu runtuh kala Amaknya menghendaki Alif untuk masuk ke pondok pesantren madani di Ponogoro. Dengan 1/2 hati, Alif menuruti keinginan orang tuanya dan menguatkan hati setidaknya satu tahun di pondok pesantren tersebut.

Seiring berjalannya waktu, alif mulai bersahabat bersama teman-temannya. Mereka sering berkumpul di menara masjid dan menamai persahabatan mereka bersama sahibul menara atau pemilik menara. Mereka punyai cita-cita dan ambisi besar untuk menaklukan dunia. Kira-kira mampu gak ya mereka berlima mewujudkan cita-citanya?.

  1. Laskar Pelangi (2016)
     

Film ini menceritakan perihal 10 anak yang sekolah di pondok sekolah dasar, di Belitong. Dengan setting tahun 1970-an, sekolah berikut selalu terancap ditutup. Ikal dan teman-temannya yang dijuluki Laskar Pelangi, hadapi ancaman-ancaman mulai skeptisnya para pejabat pemerintah, keserakahan perusahaan, kemiskinan, hancurnya infrastruktur, dan kurangnya rasa percaya diri. Tapi dua guru di sekolahnya selalu menyemangatinya dan di situlah para siswa punyai harapan untuk tetap berjuang menentang pejabat tambang timah.

  1. Sokola Rimba (2013)
     

Ada yang dulu berpikir dapat mengajar di suku pedalaman? Nah di film ini dapat mengajak anda lihat perjuangan Butet Manurung, seorang pendiri soloka Hutan di hutan pedalaman bukit dua belas jambi. Setelah hampir tiga tahun bekerja di lembaga konservasi di lokasi jambi, Butet mengambil keputusan untuk menjadi pengajar bagi anak-anak di suku anak didalam atau disebut orang rimba.

Suatu hari butet ditolong oleh anak kecil bernama Bungo kemudian mengajarinya membaca dan menulis. Melihat stimulus Bungo, butet merencanakan untuk meluaskan lokasi mengajarnya, tapi keinginan itu tidak mendapat sambutan baik dari grup rombong bungo karena tetap percaya bahwa studi baca tulis dapat mempunyai malapetaka. Pantang mundur, Butet mencari segala cara sehingga selalu mampu mengajar bungo dan anak pedalaman lainnya, hingga malapetaka yang ditakuti sangat terjadi.

  1. Denias Senandung di Atas Awan (2006)
     

Film ini menceritakan perihal Denias, seorang anak laki-laki yang tinggal di kaki penggunungan Jayawijaya Papua. Denias bersekolah di sebuah pondok di atas bukit yang diasuh oleh seorang guru yang berkunjung dari tanah Jawa.

Sebelum meninggal, ibunya berpesan sehingga Denias tetap bersekolah. Gurunya termasuk meyakinkan Denias untuk tetap melanjutkan pendidikan karena ia percaya Denias adalah anak yang pandai dan mampu menjadi ahli matematika. Film dilanjutkan bersama perjalanan seorang diri Denias sepanjang sepuluh hari melintasi gunung untuk raih sekolah yang lebih baik. Kamu dapat lihat perjuangan Denias untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Sebab, sekolah yang ia tuju ternyata adalah milik PT Freeport dan dikhususkan untuk anak kepala suku atau suku paling dekat saja.

  1. Sepatu Dahlan (2014)
     

Film drama Indonesia ini terinspirasi dari novel berjudul mirip yang berisi kisah Dahlan Iskan semasa kecil. Walaupun hidup bersama kemiskinan, Dahlan tidak dulu berhenti bermimpi punyai sepatu dan sepeda. Walaupun bersama bertelanjang kaki dan berjalan puluhan kilometer, Dahlan selalu stimulus untuk bersekolah di pesantren Takeran.

Di tengah keterbatasannya, Dahlan tetap stimulus untuk berjuang menjadi lebih baik dan mampu membanggakan orang-orang di sekitarnya. Ia percaya bahwa keterbatasan memang dapat menjadi sesuatu yang indah, bergantung bagaimana kita menyikapinya.

Wah, dari sinopsisnya aja sudah kebayang serunya ya. Selain hasil karya didalam negeri, film diatas termasuk menginspirasi, nggak kalah deh emang mirip film luar negeri. Jadi, sudah mutusin mau nonton film yang mana nih? Selain rekomendasi film yang mampu anda tonton, ada juga loh rekomendasi untuk anda yang mau belajar online yang lebih seru. Yap, di ruangbelajar! Langsung klik banner di bawah ini ya!